Home / Nasional / BPN Tidak Puas dengan Jumlah Saksi yang Dihadirkan di Sidang MK

BPN Tidak Puas dengan Jumlah Saksi yang Dihadirkan di Sidang MK

Juru Bicara BPN (Badan Pemenangan Nasional) Prabowo Sandi, Hendarsam Marantuko mengatakan pihaknya sebenarnya kurang puas dengan jumlah saksi yang dihadirkan dalam sidang sengketa hasil Pilpres 2019. Sebelumnya pihak BPN ingin menghadirkan 30 saksi, namun Peraturan Mahkamah Konstitusi (MK) hanya memperbolehkan satu pihak membawa paling banyak 15 saksi fakta dan 2 saksi ahli. “Sejak awal kami ingin hadirkan 30 saksi, kalau dibilang tidak puas kami memang mengakui tidak puas, karena ini persidangan cepat maka kami ikut aturan yang ada,” ungkap Hendarsam dalam diskusi ‘Sidang MK dan Kita’ di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (22/6/2019).

Hendarsam juga bersikukuh bahwa bukti tautan berita yang disampaikan kubunya kepada MK adalah sah dan mampu menunjukkan adanya pelanggaran terstruktur, sistematis, dan masif dalam Pemilu 2019. Ia pun menyinggung kubu 01 yang menyebut bukti berupa tautan berita tidak cukup kuat sehingga harus disertai dengan bukti lain. “Misal dalam kasus pemerkosaan kita tidak bisa harus lihat kejadiannya, kalau dengan cara konvensional tak akan bisa terbukti,” pungkasnya.

About Admin

Avatar
Kesakitan membuat Anda berpikir. Pikiran membuat Anda bijaksana. Kebijaksanaan membuat kita bisa bertahan dalam hidup.

Check Also

Tanpa Batasan Umur Pemerintah Inggris Kembali Buka Pendaftaran Beasiswa Chevening di Bulan Agustus

Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Owen Jenkins menyambut 67 penerima beasiswa dari …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *