Home / Corona / dan Sopir Tjahjo Kumolo Sembuh dari Virus Corona Setelah 17 Hari Jalani Isolasi Staf Menantu

dan Sopir Tjahjo Kumolo Sembuh dari Virus Corona Setelah 17 Hari Jalani Isolasi Staf Menantu

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo menyatakan tiga orang dekatnya telah sembuh dari virus corona atau Covid 19. "Soopir saya namanya Budiman, Staf saya bernama Mentari, dan Menantu saya Detri Warmantyo telah dinyatakan negatif dari covid 19," kata Tjahjo Kumolo kepada wartawan, Selasa (7/4/2020) Ia menyampaikan terima kasih kepada Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto dan para tenaga medis di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

"Saya Tjahjo Kumolo sebagai pribadi dan Menteri PANRB menyampaikan terima kasih yang tidak terhingga kepada Bapak Menkes, pimpinan, dokter dan perawat RSPAD atas segala perhatiannya," ungkap Tjahjo Kumolo. Tjahjo mengatakan, ketiga orang terdekatnya itu menjalani isolasi diri selama 17 hari, dua kali pemeriksaan dari RSPAD dan tim dokter puskesmas, serta mendisplinkan diri menjadi kunci kesembuhan. "Kuncinya disiplin keras dalam isolasi diri sendiri, cukup tidur, dan minum vitamin dan menyakinkan diri virus corona dapat disembuhkan," ungkap dia.

Sebelumnya diketahui, Tjahjo mengumumkan ketiga orang terdekat positif corona pada 20 Maret lalu. Tjahjo sendiri telah ikut menjalani tes covid 19 dan dinyatakan negatif. Pemerintah mencatat ada 247 kasus baru virus corona atau Covid 19 di Indonesia, Selasa (7/4/2020).

Sehingga, total saat ini ada 2.738 kasus positif corona di Indonesia "Ada penambahan sebanyak 247 orang. Sehingga total kasus menjadi 2.738 orang," ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Covid 19 Achmad Yurianto dalam jumpa pers di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Timur, Selasa (7/4/2020). Kemudian angka pasien positif Covid 19 yang sembuh bertambah 12 orang.

"Sehingga total 204 orang sembuh," ujarnya. Sementara untuk angka kasus meninggal dunia akibat Covid 19 bertambah 12 orang. Dengan begitu hingga hari ini sudah 221 orang meninggal dunia akibat virus corona.

Dikutip dari covid19.go.id, gejala utama virus corona adalah demam, rasa lelah dan batuk kering. Beberapa pasien mungkin mengalami rasa nyeri dan sakit, hidung tersumbat, pilek, sakit tenggorokan atau diare. Gejala gejala yang dialami biasanya bersifat ringan dan muncul secara bertahap.

Namun bila mengalaminya, tidak berarti terkena virus corona sebab gejala tersebut mirip dengan flu biasa. Hari 1: Pasien akan mengalami demam, kelelahan, nyeri otot, dan batuk kering.

Sebagian kecil dari mereka mengalami diare atau mual satu atau dua hari sebelumnya. Hari 5: Pasien mengalami kesulitan bernapas atau yang dikenal sebagai dispnea.

Terlebih bagi pasien yang berusia lanjut atau telah memiliki riwayat penyakit lain sebelumnya. Hari 7: Pada hari ke tujuh, pasien menunjukkan tanda tanda kesulitan bernapas.

Ini adalah waktu rata rata pasien dirawat di rumah sakit. Pasien yang memiliki tanda peringatan darurat untuk COVID 19 seperti nyeri yang terus menerus, napas pendek dan bibir atau wajah kebiruan, harus mendapatkan perawatan medis. Dalam studi lain, pada hari ke 7, gejala yang dialami sebagian besar pasien sekitar 85 persen mulai berkurang.

Mereka bisa saja keluar dari isolasi. Bila Anda tinggal bersama orang lain atau satu dari mereka memiliki gejala virus corona, maka semua anggota rumah harus tinggal di rumah. Mereka tidak boleh meninggalkan rumah selama 14 hari.

Periode 14 hari dimulai dari hari saat orang pertama dirawat di rumah sakit. Hari 8: Pasien dengan kasus yang parah akan mengalami sindrom gangguan pernapasan akut.

Paru paru tidak dapat memberikan oksigen yang cukup bagi organ vital di tubuh. Demikian menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Tiongkok. Hari 10:

Pasien dengan masalah pernapasan yang memburuk akan dimasukkan ke unit perawatan intensif alias ICU pada hari ke 10. Dalam studi kedua di Wuhan, China diketahui, masa perawatan di rumah sakit selama 10 hari. Hari 12:

Demam cenderung berakhir pada hari ke 10, demikian menurut studi di Wuhan Durasi rata rata demam yang merupakan tanda awal COVID 19 sekitar 12 hari. Namun, kondisi batuk yang terkait dengan penyakit ini bertahan lebih lama.

Pada pasien virus corona yang berhasil sembuh, kesulitan bernapas akan akan berhenti setelah 13 hari.

About Admin

Avatar
Kesakitan membuat Anda berpikir. Pikiran membuat Anda bijaksana. Kebijaksanaan membuat kita bisa bertahan dalam hidup.

Check Also

Impunitas Pejabat Publik dalam Program Penanganan Covid-19 Berpotensi Penyimpangan

Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Adnan Topan Husodo menilai diskresi yang diberikan kepada pejabat publik …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *