Home / Nasional / RUU Cipta Kerja wajib Berpihak Pada UMKM

RUU Cipta Kerja wajib Berpihak Pada UMKM

Perwakilan Kelompok Fraksi (Kapoksi) Partai Amanat Nasional (PAN) DPR RI, Guspardi Gaus mengingatkan pemerintah dan tim panitia kerja (Panja) pembahasan Rancangan Undang Undang (RUU) Cipta Kerja untuk tidak mengecewakan masyarakat. Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI ini menegaskan pasal pasal dalam RUU Cipta Kerja harus mampu berpihak pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Sebab, sekitar 97 persen usaha yang ada di Indonesia masuk dalam kategori UMKM, hanya 3 persen saja yang dikatogorikan usaha besar.

Hal itu disampaikannya saat Rapat Pimpinan Baleg DPR, dengan Kapoksi terkait Agenda Pembahasan RUU Cipta Kerja, Kamis (28/5/2020). "Begitupun untuk serapan tenaga kerja, sebanyak 116 juta tenaga kerja kita diserap oleh UMKM, usaha besar hanya menyerap sekitar 3 jutaan," kata Guspardi. Anggota DPR RI asal Dapil Sumbar II ini mengatakan pembahasan RUU Cipta Kerja ini sudah dilakuakn secara terbuka dan bisa diakses oleh masyarakat umum.

Bukan seperti yang diklaim banyak pihak dilakukan secara diam diam di masa pandemi Covid 19 ini. Berbagai pihak juga mempertanyakan keberpihakan DPR dan pemerintah terhadap masyarakat, utamanya pada UMKM dan pekerja sehubungan dengan adanya RUU ini. Karena itu, menurut Guspardi, hal tersebut menjadi tantangan yang harus dijawab oleh pimpinan dan anggota Panja DPR RI sebagai pihak yang membahas rancangan regulasi ini.

"Batang tubuh atau pasal pasal dalam RUU cipta kerja mesti bisa menjawab harapan masyarakat, bahwa DPR dan pemerintah tidak menggadaikan negara dengan adanya RUU ini, dan tidak pro terhadap pengusaha besar atau konglomerat," ujarnya. "Pasal pasal yang dimasukkan dalam RUU Cipta kerja harus berpihak pada UMKM secara nyata, tidak hanya secara retorika atau hanya sebatas wacana," pungkasnya.

About Admin

Avatar
Kesakitan membuat Anda berpikir. Pikiran membuat Anda bijaksana. Kebijaksanaan membuat kita bisa bertahan dalam hidup.

Check Also

Siapkan 3 Tahapan hingga Tanggapan Menteri ESDM FAKTA Rencana Pertamina Hapus Premium & Pertalite

PT Pertamina (Persero) berencana menghapus penggunaanbahan bakar minyak (BBM) yang memiliki nilai oktan rendah. Yakni …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *