Home / Internasional / Singapura Pungut Biaya Perawatan Temukan Kasus Baru Virus Corona ”Impor” dari Indonesia

Singapura Pungut Biaya Perawatan Temukan Kasus Baru Virus Corona ”Impor” dari Indonesia

Singapura menyebut kasus baru virus corona berasal dari orang orang yang sebelumnya melakukan perjalanan ke Indonesia. Melansir Reuters pada Selasa (10/3/2020), pemerintah setempat mulai memungut biaya perawatan covid 19 kepada para pelancong atau pendatang. Kebijakan pemungutan biaya pada pelancong yang positif virus corona diumumkan pada Senin (9/3) malam, dan telah berlaku pada 7 Maret lalu, saat dua pelancong asal Indonesia tiba di Singapura dengan gejala virus corona.

Keduanya pernah melaporkan gejala itu saat di Indonesia dan sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit di Jakarta. Kasus lainnya melibatkan seorang warga Singapura yang mengunjungi saudaranya di Indonesia yang menderita pneumonia. "Mengingat meningkatnya jumlah infeksi Covid 19 secara global, dan jumlah kasus yang dikonfirmasi di Singapura juga naik, Pemerintah Singapura perlu memprioritaskan sumber daya di rumah sakit umum," kata Kementerian Kesehatan Singapura.

Kementerian Kesehatan Singapura menyatakan, orang asing pemegang izin kunjungan jangka pendek ke Singapura dan terinfeksi virus corona wajib membayar biaya perawatan. Namun, untuk tes virus corona tetap gratis. Pengobatan infeksi pernafasan parah di rumah sakit umum Singapura biasanya menelan biaya antara 6.000 8.000 dolar Singapura atau sekitar Rp 62 juta Rp 83 juta, seperti disampaikan website Kemeterian Kesehatan setempat.

Hingga saat ini di Singapura, ada 33 kasus impor virus corona yang dilaporkan, di mana 24 kasus melibatkan perjalanan ke China, tiga ke Indonesia, dan lainnya ke Italia, Inggris, Perancis, dan Jerman.

About Admin

Avatar
Kesakitan membuat Anda berpikir. Pikiran membuat Anda bijaksana. Kebijaksanaan membuat kita bisa bertahan dalam hidup.

Check Also

Kami Kehilangan Lahan Selamanya Petani Palestina Cemas Rencana Pencaplokan Tepi Barat oleh Israel

Petani Palestina yang tinggal di Lembah Yordan yang diduduki pasukan Israel cemas menunggu kepastian aneksasi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *