Home / Nasional / Ungkap Alasan & Kisahnya Ridwan Kamil Buat Lukisan Khusus buat Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Ungkap Alasan & Kisahnya Ridwan Kamil Buat Lukisan Khusus buat Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Ridwan Kamil membuat sebuah lukisan khusus yang ia persembahkan untuk Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Ridwan Kamil tak hanya dikenal sebagai kepala daerah yang cukup sukses memajukan daerahnya. Gubernur Jawa Barat ini juga dikenal jago melukis.

Bahkan bakat melukis tersebut juga Ridwan Kamil turunkan pada anaknya. Ridwan Kamil yang merupakan lulusan arsitek ini juga jago menggambar. Sejumlah bangunan berdiri kokoh nan indah dari hasil goresan tangan Ridwan Kamil.

Hingga akhirnya kali ini pria yang akrab disapa Kang Emil tersebut membuat lukisan khusus untuk Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Ridwan Kamil membuat lukisan tersebut lantaran terinspirasi perjalanan karir Basuki Hadimuljono. Ridwan Kamil pun mengungkap cerita di balik lukisan yang ia buat untuk sang Menteri PUPR.

Bapak dua anak ini juga mengungkap alasan membuat lukisan tersebut. Sebelumnya, Emil juga telah memberikan lukisan khusus untuk Wakil Presiden ke 12 RI Muhammad Jusuf Kalla. "Ini hadiah saya buat Pak Menteri PUPR. Saya sudah kasih ke Pak Wapres," kata Emil di Gedung Pakuan, Jumat (5/6/2020) lalu.

Emil mengatakan, inspirasi mengenai lukisan itu hadir saat Basuki mendapat gelar honoris causa dari Institut TeknologiBandung(ITB) yang juga almamaternya. Ia menjelaskan, lukisan itu bertema teknik. Lukisan itu sekilas menggambarkan Basuki yang mengenakan kemeja putih dan topi hitam tengah berdiri di belakang sebuah sungai.

Situasi itu sangat menggambarkan Basuki selama menjabat sebagai Menteri PUPR. "Saya menghormati Beliau, saya kagum. Temanya tentang dunia engineering dan air, karena ini dilukis beberapa hari setelah Beliau mendapat gelar honoris causa dari ITB. Saat itu saya mendengarkan cerita hidupnya, paparannya," ujar Emil. Namun, hingga kini ia belum bisa menyerahkan lukisan itu secara langsung kepada Menteri Basuki, lantaran pandemi Covid 19.

"Belum sempat dikasih, cari momen ketemunya gara gara Covid 19. Kalau ke Pak Wapres saya menyerahkan," kata Emil. Emil memang tengah hobi melukis setahun belakangan ini. Melukis ia jadikan medium untuk mencurahkan imajinasi dari perjalanan hidupnya sebagai manusia, anak, orangtua, arsitek dan pejabat publik.

"Saya hanya mengekspresikan isi hati. Jadi seperti baca buku, pilih sendiri petualanganmu. Jadi ujungnya pakai feeling tidak hanya soal rasionalitas. Misalkan saya lagi senang kaligrafi, karena hati saya sedang religius," kata Emil.

Gubernur Jawa BaratRidwan Kamilmemang piawai dalam dunia gambar. Dengan latar belakang profesinya sebagai arsitek, ia kerap berkomunikasi lewat gambar. Hal itu bisa ditengok lewat akun Instagram pribadinya.

Ia menjadikan gambar sebagai alat edukasi, sosialisasi, hingga promosi beragam program yang ia gagas. Kini, ia pun mulai merambah dunia lukis. Hasil lukisannya pun bisa orang lain miliki dengan syarat mengeluarkan sejumlah uang untuk disumbangkan dalam proyek masjid yang tengah ia garap di sebuah perkampungan Kabupaten Bandung. "Dan saya nggak jualan sebenarnya. Tapi kalau dia mau beli syaratnya nyumbang buat masjid. Karena saya lagi buat masjid di kampung Bu Cinta (istrinya)," ujar Emil, sapaan akrabnya, saat ditemui di kediamannya, Jumat (5/6/2020) lalu.

Ia pun tak mematok harga pasti untuk tiap karyanya. Namun, saat ini total ada enam lukisannya yang telah dimiliki orang lain. Ia pun berhasil mengumpulkan dana hingga Rp 700 juta untuk didonasikan dalam proyek masjid. "Jadi kalau mau punya lukisan saya, syaratnya niatnya nyumbang buat proyek masjid saya. Kedua gak dipatok harga, sebutin saja harganya kalau cocok alhamdulillah, kalau tidak mohon maaf lahir batin.

Total sudah Rp 700 juta dari enam lukisan terjual. Saya juga kaget, berarti bukan karya lukisannya tapi siapa yang lukis. Tapi gak diukur hanya dengan uang," tutur pria dua anak ini. Saat ini, ia tengah mengerjakan sebuah lukisan bertema Covid 19. Namun, ia belum bisa merampungkan lukisannya hingga pandemi ini dinyatakan telah selesai.

"Tema Covid ada, tapi belum jadi soalnya belum nemu feel nya. Mungkin nanti, belum diberesin. Tadinya saya buat para dokter lagi bawa bendera menang melawan Covid saya lagi nunggu momentum kemenangan," jelasnya.

About Admin

Avatar
Kesakitan membuat Anda berpikir. Pikiran membuat Anda bijaksana. Kebijaksanaan membuat kita bisa bertahan dalam hidup.

Check Also

Taruhannya Sangat Mahal Desak Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Legislator PKS

Klaster baru yang muncul akibat dibukanya pembelajaran tatap muka bagi sekolah di zona hijau dan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *